Karang Tolik (Mentol Cilik) dahulu merupakan karang raksasa. Namun semakin kecil karena gerusan ombak
Sri Margana dulu pernah menulis dalam salah satu desertasinya yang berjudul Nusa Barong on Fire tentang
perlawanan rakyat di pulau terluar Jember itu. Sejarah samar-samar
tentang pulau ini pernah menjadi kerak yang terlupakan. Namun perjalanan
ekspedisi Nusa Barong 2012 yang diadakan oleh Balah Konservasi Sumber
Daya Alam (BKSDA) Bidang III Jember, sedikit banyak mampu membuka tabir
misteri yang menyelimuti pulau tak berpenghuni ini.
Dalam pandangan
masyarakat Puger sendiri, Pulau Nusa Barong dipercaya sebagai pulau yang
dihuni oleh para demit (bangsa mahluk halus), sehingga tak akan ada
penduduk yang berani tinggal didalamnya. Namun asumsi ini dibantah oleh
Walidin, warga Puger dan mitra binaan BKSDA, yang sejak usia lima tahun
telah ikut dan bermain dikawasan pulau tersebut. “Tidak ada mahluk
halus. Kalaupun ada mereka tak akan mengganggu jika tak diganggu,” jelas
Idin, begitu ia disapa.
Sisi samping Pulau Nusa Barong. Karang yang tergerus menunjukan lapisan tanah yang berupa kapur.
Narasi sejarah memang
telah menutup jejak jika di tahun 1700-an Pulau Nusa Barong merupakan
pulau yang telah dihuni oleh penduduk multi etnis nusantara. Tak hanya
itu kawasan ini menjadi tanah perlawanan rakyat bagi mereka yang tak
ingin ditindas oleh Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). “Banyak
yang bilang begitu, tapi saya tak tahu pasti. Soalnya di dalam pulau
atau dipinggir pantai tak ada buktinya (jika pernah ditinggali
manusia),”.
Pulau Nusa Barong
sendiri merupakan pulau kecil, terletak 3 mil dari pantai Puger. Secara
geologis pulau ini bisa dicapai dengan menggunakan kapal laut atau
helicopter. Namun pertemuan lautan lepas pantai Australia dan dekat
dengan lautan Pacifik membuat pulau ini dikelilingi arus laut yang kuat
dan angin yang kencang. “Kalau sidah musim angin (muson) barat. Sudah
libur para nelayan. Mau dibalik ombak ya silahkan melaut,”.
Dalam Nusa
Barong On Fire, Sri Margana mengisahkan bahwa sebelum Blambangan
ditaklukkan oleh VOC pada tahun 1768. Pulau Nusa Barong secara ekonomi
sangat penting bagi Blambangan. Nusa Barong merupakan penghasil sarang
burung yang signifikan bagi penguasa Blambangan. Hasil produksi sarang
burung itu dikirimkan ke para pedagang Cina. “Sarang burung itu adanya
di goa dan tebing pinggir pantai. Tapi sekarang susah dicari. Bahaya,”.
Saat
terjadi perang antara kerajaan Blambangan melawan VOC pada kisaraan
1767-1768, banyak rakyat Blambangan dan Lumajang banyak mengungsi ke
Pulau Nusa Barong. Sehinga pada tahun 1772 terdapat 250 keluarga atau
1000-an jiwa yang mengelompok dalam 7 perkampungan di Pulau itu. Semua
ini didapatkan oleh Sri Margana melalui penelitian panjang dari sastra
lisan dan catatan sejarah yang ditinggalkan VOC.
Teluk Kandangan : Lokasi dimana tim ekspedisi bersandar.
Lalu pada
1773 perkembangan politik di Nusa Barong menjadi perhatian utama Belanda
yang ada di Surabaya. Ekspedisi militer mulai disusun untuk menumpas
perlawanan masyarakat Nusa Barong. Namun perlawanan sengit masyarakat
pulau itu membuat VOC kewalahan. Hal ini memaksa Gubernur Semarang
menyiapkan serangan serentak setelah empat tahun berikutnya, tepatnya
tahun 1977.
Akhirnya, tepatnya
tanggal 17 Agustus 1977, pasukan gabungan orang-orang Belanda memulai
serangan serentak dibawah komandan Adriaan van Rijk di pulau Nusa
Barong. Dalam peperangan yang berjalan tak seimbang tersebut, sebanyak
27 pejuang Nusa Barong terbunuh. Sementara yang lainnya melarikan diri.
Benteng-benteng pertahanan dan rumah para penduduk dirobohkan.
Selepas ditumpasnya
perlawanan masyarakat Pulau Nusa Barong, pemerintah Hindia Belanda
lantas memerintahkan agar pulau itu ‘dibersihkan’. Dengan menjauhkan
lalu lalang para pedagang bebas, serta orang-orang pribumi untuk
mengunjungi pulau tersebut. Sampai pada akhirnya pada 11 Juli 1920
Gubernur Jendral Belanda saat itu mengeluarkan keputusan No. 46 Stbl
1920 No. 736 yang membuat pulau itu sebagai sebuah cagar alam.
Vegetasi Pulau Nusa Barong terdiri dari Hutan Hujan, Hutan Payau dan Rawa-rawa
Hal ini lantas diperbaharui Surat
Keputusan Menteri Pertanian No. 110/ VIII/1957. Dheny Mardiono S.Hut
M.Sc, salah satu staff BKSDA Bidang HII Jember, menuturkan bahwa
perubahan ini meningkatkan status Nusa Barong sebagai Cagar Alam dengan
radius satu kilometer dari pantai. ”Nusa Barong ii pulau terluar sisi
selatan Jawa. Ini juga merupakan aset karena adanya Zona Ekonomi
Ekslusif (ZEE),”.
Keberadaan Nusa Barong
membuat lepas pantai Indonesia bertambah 200 mill ke selatan sehingga
menambah luas daerah teritorial Indonesia. Pulau ini menjadi sebuah
monumen historis, politis dan ekonomis bagi bangsa Indonesia. Sehingga
keberadaanya perlu dijaga dan dilindungi semaksimal mungkin. “Selain itu
lokasi ini ideal sebagai perlindungan satwa karena susah dicapai.
Kecuali oleh pencuri telur penyu yang nekat,”
Setiap tahun kita mengenang jasa para pahlawan. Namun terasa, mutu peringatan itu menurun dari tahun ke tahun. Kita sudah makin tidak menghayati makna hari pahlawan. Peringatan yang kita lakukan sekarang cenderung bersifat seremonial. Memang kita tidak ikut mengorbankan nyawa seperti para pejuang di Surabaya pada waktu itu.
Tugas kita saat ini adalah memberi makna baru kepahlawanan dan mengisi kemerdekaan sesuai dengan perkembangan zaman. Saat memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan, rakyat telah mengorbankan nyawanya. Kita wajib menundukkan kepala untuk mengenang jasa-jasa mereka. Karena itulah kita merayakan Hari Pahlawan setiap 10 November.
Samba (Pengucapan bahasa
Portugis: [sɐbɐ] (Mengenai suara ini dengarkan)) adalah genre musik dan
gaya tari Brasil, berakar di Afrika melalui perdagangan budak Afrika
Barat dan tradisi keagamaan Afrika, khususnya Angola dan Kongo, melalui
samba genre roda negara bagian timur laut Brazil, Bahia, dari mana ia berasal. [1] Meski
ada berbagai bentuk samba di Brasil dengan ritme populer yang berasal
dari drum, samba sebagai genre musik dipandang sebagai ungkapan musikal
urban Brazil
Najwa Shihab mengulik relasi antara Anies dan Sandi serta relasi keduanya dengan Prabowo dan Jokowi.
tirto.id - Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno tiba tepat jam 09.30, Selasa (10/10). Mereka beriringan masuk ke ruang tamu Studio Gaharu di daerah Cilandak, Jakarta Selatan.
Anies memakai kemeja biru, celana jeans biru, dan pantofel kulit cokelat. Di pergelangan tangan kirinya terpasang arloji sport buatan Swiss, merek TISSOT PRC 200 Chronograph. Sedangkan Sandiaga Salahuddin Uno berkemeja biru, memakai Running Shoes Jakarta Berlari yang diproduksi 910 (nineten), dan celana warna khaki yang kerap dipakai para pengurus Partai Gerindra. Di tangan kirinya melekat arloji Casio tipe G-Shock.
Sandiaga tidak pernah bisa jauh-jauh dari infused water irisan lemon. Di pergelangan kirinya melekat gelang bertuliskan "Sahabat Anak". Memang Sandiaga sering mendampingi kegiatan istrinya, Nur Asia Uno, yang merupakan ketua umum Yayasan Abang Mpok Sahabat Anak (YAMSA).
Tak lama kemudian Najwa Shihab dan Atmaji Sapto Anggoro, Pemimpin Redaksi Tirto, mendatangi keduanya. Nana, panggilan akrab Najwa, mengenakan setelan pakaian biru dan abu-abu yang dilengkapi sepatu wedge merek Tory Burch abu-abu.
Mereka bersiap melakukan perekaman talkshow baru Najwa Shihab yang akan tampil dengan platform baru yang memaksimalkan kanal Youtube. Setelah diumumkan sebagai pemenang Pilgub DKI Jakarta, Anies dan Sandi sangat jarang muncul di media. Apalagi dalam sesi wawancara eksklusif, keduanya sama sekali tidak pernah muncul.
“Nanti kita ngobrolin apa saja, Nana?” kata Anies, “Kita [Anies dan Sandiaga] sampai enggak tidur, lho, ini.”
Anies kerap menggunakan diksi "kita" saat yang ia maksudkan adalah "kami". Sepanjang proses perekaman, setidaknya hanya tiga kali Anies memakai diksi "kami".
Nana tak merinci daftar pertanyaan. Dia hanya menjelaskan topik secara garis besar dalam setiap segmen. Beberapa di antaranya terkait: apa saja yang dilakukan di masa tenggang sebelum dilantik pada 16 Oktober 2017 nanti yang diistilahkan Nana sebagai "honeymoon".
Anies menuju kamar mandi untuk memasang microphone yang kabelnya akan menjalar di dalam bajunya. Berbeda sekali dengan Sandi yang cuek saja tubuhnya dililit microphone di ruang tamu.
Perbincangan Sandi, Nana, dan Sapto menjalar ke seputar perubahan platform yang akan dilakukan Najwa. Dia menjelaskan bagaimana multiplatform justru semakin kuat. Dengan selipan berbagai diksi berbahasa Inggris, Sandi memberikan dukungan pada jalur baru yang ditempuh Nana selepas dari Metro TV.
Sekitar 10 menit kemudian, Anies kembali. Ujung kemeja biru di bagian pinggang dimasukkan ke celana jeans birunya. Lingkar pinggangnya diikat sabuk kulit cokelat.
“Boleh saya lihat tempatnya?” tanya Anies.
Jam 9.44 mereka berempat menyisir ruangan di antara sepuluh orang kru. Sembilan menit dihabiskan merias wajah, membenarkan tata letak microphone, membenahi lekukan baju, sampai Anies, Nana, dan Sandi kemudian duduk di kursi putih tanpa meja. Delapan lampu sorot menghadap mereka.
Tentang Perkawanan yang Hilang
Perbincangan dibuka dengan saling bertukar kabar. Anies mengaku bahagia diundang, dia menyangka wawancara yang dihelat Najwa tidak akan ada lagi. Nana tak membuang waktu, ia lekas bertanya ketegangan apa yang dirasakan menjelang pelantikan.
“Kita justru tegang nih mau di-interview sama Najwa. Lebih tegang itu,” sahut Sandi, lagi-lagi menggunakan "kita" saat seharusnya menggunakan "kami". Dentuman tawa dari Nana dan Sandi segera terhenti. Dengan tenang Anies mengungkapkan, hingga hari ini belum ada undangan resmi pelantikan yang kabarnya akan digelar di Istana Negara.
Nana menyambung dengan pertanyaan, apa yang menjadi beban di masa "honeymoon". “Kalau dibilang membebani,” kata Anies yang beberapa saat menahan kalimatnya sembari melirik ke kiri atas, “Mungkin tidak ada yang khusus, ya.”
Selama mereka berdua menjauh dari media, situasi politik sisa benturan Pilgub DKI Jakarta perlahan mendingin. Keduanya disibukkan menerjemahkan rencana kerja menjadi berbagai program disertai jadwal eksekusinya. Selain itu mereka berdua merampungkan kerja usai kampanye dengan berkeliling 267 kelurahan dan 44 kecamatan di DKI Jakarta.
Anies yakin betul, ada atau tidak sentimen agama dan etnis sepanjang masa perebutan kursi DKI 1, benturan antar pendukung tetap kencang. Tapi Anies tak mau bertindak cengeng. “Silakan, Anda boleh untuk tetap tidak menyukai saya, enggak apa-apa.”
“Kita tidak ingin lagunya Rhoma Irama itu terus jadi kenyataan.”
“Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin,” ucap Anies dengan tempo teratur layaknya tengah menyanyi. Saat itu pula ekspresi serius hengkang dari wajahnya. Sandiaga menyela, mengungkapkan Anies pasti luwes jika menyanyikan lagu diiringi goyangan khas lagu dangdut.
“Mas Anies dan Mas Sandi, berapa banyak teman yang hilang selama masa Pilkada kemarin?” kata Nana menyelipkan pertanyaan saat mereka berdua tengah girang-girangnya.
“We lost count,” kata Sandi terkekeh. Dia tak mampu menghitung bejibun rekan dekatnya yang menjauh.
Sempat ada seorang laki-laki berusia 65 tahun yang bercerita pada Sandi. Orang itu pemilih Anies-Sandi, namun pacarnya yang berusia 63 tahun menjagokan Agus Harimurti Yudhoyono. Mereka tak jadi menikah karena beda pilihan. Saat Sandi khawatir siapa yang akan menemani lelaki tersebut di masa tua yang sepi, laki-laki itu justru berkata: Tenang saja, banyak ibu-ibu lain yang naksir.
Relasi dengan Prabowo, Rival dan Pemerintah
Mengejar jadwal pertemuan pagi-pagi, Anies dipinjami helikopter milik Aksa Mahmud, pendiri Bosowa Corporation. Pada 20 April 2017 itu dia ke Balai Kota DKI Jakarta untuk bertemu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Itu terakhir kalinya mereka berdua menyambung komunikasi. Bahkan hingga kini tak sekalipun Anies bertemu secara langsung dengan Djarot Saiful Hidayat.
“Kita akan datang ke rumah masing-masing, yang ada di rumah, yang sedang tidak di rumah ya di tempat beliau berada,” ungkap Anies.
Nada Anies meninggi saat ditanya kapan pastinya akan bertemu atau menjenguk Ahok di penjara. Dia memang berjanji akan menemui Ahok, tapi tak tahu kapan akan dilakukan.
Anies selalu bertutur dengan serius. Tapi saat Nana mengistilahkan gubernur DKI Jakarta sebagai RI 3, meski cekatan menjawab dan balik bertanya, keseriusan itu rontok.
“Kalau wakil gubernur RI berapa?” tanya Anies kepada Nana.
“RI 3,5 ya, mas, saya kasih,” sahut Nana diiringi tawa yang menghadap ke Sandi. Bagi Nana, istilah RI 3 menunjukkan bahwa pemimpin daerah DKI Jakarta selalu berdinamika secara ketat dengan Istana Negara. Relasi keduanya direpresentasikan secara geografis: Balaikota DKI Jakarta di Jalan Merdeka Selatan dan Istana Negara berada di seberangnya di Jalan Merdeka Utara. Di antara keduanya, terhampar lapangan Monas.
“Insya Allah harmonislah,” kata Sandi membayangkan hubungannya nanti dengan Presiden Jokowi.
Tapi Nana membidik pertanyaan itu ke Anies. Dia merespons pertanyaan itu dengan kerutan di dahi sembari menjelaskan, selama ini hubungannya dengan Jokowi sebatas profesi. Saat dia menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Jokowi adalah atasannya. Selebihnya tak ada kedekatan personal yang intim.
Anies mengakui hubungannya lebih kental dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebab JK merupakan Ketua Dewan Pembina Yayasan Paramadina dan Anies sebagai anggotanya. Hubungan keduanya lebih dari sebatas relasi kerja kelembagaan.
Nana mengalihkan topik dengan tajam. Dia bertanya lantas sejauh mana kedekatan Anies dengan Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra. Nana melengkapinya dengan memutar sikap politik Prabowo saat kampanye pemenangan Anies-Sandi di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/1/2017). Dari rekaman audio visual yang disiapkan tim multimedia Tirto, suara Prabowo terdengar jelas: "Saudara-saudara, kalau kalian ingin saya jadi presiden 2019, Anies-Sandi gubernur DKI. Betul?”
Usai rekaman itu diperdengarkan, Nana bertanya, “Membebani Anda tidak ini? Berarti sekarang Pak Prabowo malah makin mulus menjadi presiden?”
Saat Anies sedang menjawab pertanyaan tajam itu, sorot mata Sandi ke arah lantai berwarna putih. Sandi terlihat menahan tawa.
Anies melanjutkan, Prabowo sempat menyarankan agar dia tak menjadi anggota partai politik. “Anda harus bisa menjadi milik semuanya,” ujar Anies menirukan usul Prabowo padanya.
share infografik
Diceramahi Luhut Soal Reklamasi
Tanpa merujuk kapan persisnya terjadi, Sandiaga mengakui sempat mendatangi ruang kerja Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Bidang Kemaritiman. Luhut memang gencar menantang debat siapapun yang menolak reklamasi Teluk Jakarta. Tapi pertemuan tersebut ternyata diatur Prabowo.
Pertemuan Sandiaga dengan Luhut digunakan Nana untuk menguak relasi dan pembagian tugas di antara Anies-Sandi. Kenapa malah Sandiaga yang bertemu dengan Luhut, bukan Anies?
Nana lebih dulu memutar rekaman wawancara Sandiaga dengan Tirto pada 16 Februari 2017, sehari setelah pencoblosan putaran pertama Pilkada DKI. Wajah dan suara Sandiaga muncul dalam rekaman untuk menjawab pertanyaan Tirto tentang asal-muasal ide DP 0%: "Anies tuh datang ke saya [dan bilang]: 'Bro, tolong deh lo itungin'. 'Serius lo?' saya bilang. 'Iya, tolong itungin'."
Sandiaga menuturkan, kala itu Anies tengah berada di Yogyakarta. Melalui gawai mereka berunding tentang pertemuan dengan Luhut.
“Pak Prabowo yang menganjurkan saya untuk bertemu dengan Pak Luhut. Jadi dari kantornya Pak Prabowo yang mengaturkan untuk bertemu dengan Pak Luhut,” kata Sandiaga. Dia menuruti begitu saja permintaan itu sembari membayangkan pertemuan tersebut hanya untuk sowan dengan pemerintah. Dia tak menyangka, ternyata Luhut menceramahi terkait reklamasi.
“Pembicaraannya lebih banyak satu arah. Pak Luhut menyampaikan dengan beberapa stafnya kepada saya mengenai perihal reklamasi.”
Namun Sandiaga menerima dengan riang masukan dari Luhut, dia hanya menimpali akan membahas hasil pertemuan itu dengan Anies dan timnya. Dia mengakui dalam rentang 18 bulan, tidak ada yang memberikan sudut pandang lain terkait reklamasi yang ditentangnya.
“Dari teman-teman saya pengusaha itu juga saya tidak pernah mendengar update mengenai reklamasi. Justru ini waktu yang tepat untuk kami mendengar.”
Tapi usai perbincangan hangat itu, kepada reporter Tirto, Sandi mengaku tak akan bisa lari dari janji politik terkait reklamasi Teluk Jakarta. Setelah mengucapkan itu, mereka bergegas meninggalkan Cipete secara terpisah. Sandi pergi dengan mobil Nissan X Trail, Anies berlalu bersama Toyota Kijang Innova hitam.
======
Wawancara dengan Anies-Sandiaga ini menjadi awalan tayangan wawancara Najwa melalui platform Youtube. Wawancara ini akan mulai tayang malam ini, 11 Oktober 2017, di kanal Youtube resmi milik Najwa Shihab. Silakan berlangganan kanal Youtube Najwa.
Lebih Asyik Belajar Kimia 1 SMP - Klasifikasi Zat & Sifat Kimia Zat. Sesuai dengan namanya yaitu CD LAB (Lebih Asyik Belajar), maka dengan menggunakan CD ini belajar anak akan menjadi lebih mengasyikkan. Disampaikan dalam 2 bahasa: Inggris dan Indonesia.
CD yang menyampaikan teori materi SMP mengenai Klasifikasi Zat & Sifat Kimia Za. Disampaikan dengan simulasi dan tutorial interaktif yang menarik dan contoh-contoh yang membuat anak mudah dan cepat paham. Dilengkapi dengan soal-soal latihan dan pembahasan. Dan soal-soal ujian nasional yang pernah diberikan. Sesuai KTSP
Materi yang disampaikan antara lain:
- Sifat-sifat Asam, Basa, dan Garam
- Identifikasi Asam, basa dan Garam
- Penentuan Skala Keasaman & Kebasaan
- Unsur dan lambang Unsur
- Senyawa dan Campuran
- Konsep Partikel Materi
Dapat mencetak rangkuman, latihan soal, simulasi ujian dan games. Dan disediakan peta konsep.
DALAM Qur’an, tertulis bahwa kebanyakan dari golongan Yahudi ialah diberi karunia berupa kepintaran akal. Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar ?” Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?. Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin. Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami. Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika. Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?” Dia menjawab, “Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.”. Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya. Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan. Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan. Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan. Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, “Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet),” ungkapnya. Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam. Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk. Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.